Tutorial step by step pembuatan 3D Rendering dari film The Lake House dengan menggunakan AutoCad 2008, SketchUp 8 Pro, V-Ray 1.48, dan Adobe Photoshop CS2
"sebuah dedikasi kecil untuk menginspirasi kehidupan manusia keDepan agar lebih baik dari sekarang"
Showing posts with label Film Inspirasional. Show all posts
Showing posts with label Film Inspirasional. Show all posts
Tuesday, April 17, 2012
Saturday, June 18, 2011
Rocky Balboa Inspiration Speech to Son
Posted by
sigid.pras
Rocky Balboa Inspiration Speech to Son
"The world ain't all sunshine and rainbows. It's a very mean and nasty place... and I don´t care how tough you are, it will beat you to your knees and keep you there permanently, if you let it. You, me or nobody, is gonna hit as hard as life. But ain't about how hard you hit... It's about how hard you can get hit, and keep moving forward... how much you can take, and keep moving forward. That´s how winning is done. Now, if you know what you worth, go out and get what you worth. But you gotta be willing to take the hits. And not pointing fingers saying: You ain´t what you wanna be because of him or her or anybody. Cowards do that and that ain´t you! You´re better than that!" (Rocky Balboa)
"Dunia ini tidak seperti sinar matahari dan pelangi, dunia ini sangat kejam dan keras .... Dan aku tidak peduli seberapa kuatnya kau, dunia akan membuatmu bertekuk lutut dan akan menahanmu jika kau biarkan. Kau, aku atau siapa pun, akan memukulmu sekeras kehidupan. Tapi bukan tentang seberapa keras kau memukul ... Namun seberapa keras pukulan yang kau terima, dan terus bergerak maju ... berapa banyak pukulan yang mengenaimu,. dan kau terus bergerak maju. Begitulah kemenangan itu diraih, jika kau tahu kemampuanmu, maka pergilah dan dapatkan apa yang pantas kau dapatkan. Tapi kau harus bersedia untuk dipukul dan tidak menyalahkan orang dan berkata :.... Kau tak seperti yang kau mau gara gara dia atau siapapun. Semua pengecut melakukan itu dan itu bukanlah dirimu, kau bisa lebih baik dari itu!!!" (Rocky Balboa)
Sunday, April 3, 2011
Film The Lake House
Posted by
sigid.pras
Link Download (cinema3satu.blogspot.com) : KLIK DISINI
Seorang dokter Kate Forster (Sandra Bullock) yang pernah tinggal di sebuah rumah tepi danau berkirim surat ke penghuni rumah yang baru itu. Yakni seorang arsitek frustasi Alex Wyler (Keanu Reeves).
Yang menjadikan luar biasa dalam korespondensi itu mereka hidup terpisah di dimensi waktu yang berbeda, terpaut 2 tahun. Saat mereka mulai mengenal satu sama lain lebih jauh dan saling jatuh cinta mereka menyadari hal itu.
Dan mereka pun berupaya menguak misteri di balik percintaan itu. Berusaha melawan nasib dengan mengatur pertemuan. Apa yang terjadi mereka justru dapat kehilangan satu sama lain.
Saturday, March 26, 2011
Film The Gridiron Gang
Posted by
sigid.pras
Download film Gridiron Gang via MEDIAFIRE ukuran 400mb : KLIK DISINI (hardsub English)
Resensi Film :
Film Gridiron Gang dibintangi oleh Dwayne “The Rock” Johnson dan Xzibit. Film ini berdasarkan pada kisah nyata (based on true story). Film ini berkisah tentang kondisi sosiologis di Amerika Serikat (AS) beberapa tahun lampau dimana lebih dari 120.000 remaja AS usia antara 16-20an tahun dipenjara di Penjara Anak di seluruh Amerika Serikat karena berbagai tindak kriminalitas. Masuknya para remaja tersebut ke hotel prodeo dilatarbelakangi oleh berbagai tindak kriminal yang bermacam-macam. Ada sebagian yang masuk jeruji penjara karena narkoba, ada yang karena mencuri, dan tidak sedikit yang terlibat pembunuhan.
Munculnya tindak kriminalitas mereka tersebut tidak bisa lepas dari keberadaan keluarga mereka yang kacau (broken home) sehingga memaksa mereka mencari kasih sayang di jalanan. Ratusan bahkan ribuan remaja berkumpul karena alasan yang sama, broken home, kemudian bersosialisasi dan membentuk genk. Melalui kelompok-kelompok genk-genk inilah mereka hendak menunjukkan eksistensi dan saling memperoleh kasih sayang semu serta mendapatkan keluarga baru di jalanan dengan cara yang salah. Ujung-ujungnya, mereka menganggap pencurian, penjarahan, narkoba, perkelahian massal, dan membunuh adalah sebuah ritual biasa.
Karena tindakan-tindakan kriminal yang mereka lakukan tersebut akhirnya mereka harus masuk penjara di usia belia. Namun, hukuman penjara tidak memberikan efek jera bagi mereka. Tetapi mungkin justru menjadi tempat perkuliahan dan bertukar pikiran antar para penjahat. Diantara mereka yang kemudian bebas dari penjara, tercatat sebanyak 75% diantara mereka akan kembali ke penjara lagi karena kembali melakukan tindak kriminal atau justru menjemput maut di jalanan karena konflik antar genk yang tak jelas dan tak berujung. Film tersebut berdasarkan pada kisah nyata di Camp Kilpatrick dan petugasnya yang berusaha merubah keadaan di AS. Para petugas di Camp Kilpatrick ingin memberikan sumbangsih dalam mengeliminir dan mengurangi tingkat kenakalan remaja AS saat itu dengan cara mereka sendiri.
Karena tindakan-tindakan kriminal yang mereka lakukan tersebut akhirnya mereka harus masuk penjara di usia belia. Namun, hukuman penjara tidak memberikan efek jera bagi mereka. Tetapi mungkin justru menjadi tempat perkuliahan dan bertukar pikiran antar para penjahat. Diantara mereka yang kemudian bebas dari penjara, tercatat sebanyak 75% diantara mereka akan kembali ke penjara lagi karena kembali melakukan tindak kriminal atau justru menjemput maut di jalanan karena konflik antar genk yang tak jelas dan tak berujung. Film tersebut berdasarkan pada kisah nyata di Camp Kilpatrick dan petugasnya yang berusaha merubah keadaan di AS. Para petugas di Camp Kilpatrick ingin memberikan sumbangsih dalam mengeliminir dan mengurangi tingkat kenakalan remaja AS saat itu dengan cara mereka sendiri.
Cara yang mereka tempuh terbilang lain dari yang lain. Umumnya, para pelaku kriminal selalu diposisikan sebagai sosok bersalah dan harus menerima hukuman atas kesalahannya itu tanpa diberi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki sendiri. Akhirnya, hidup mereka seringkali berpindah-pindah dari penjara satu ke penjara lain. Berpindah dari kejahatan satu kepada kejahatan yang lain sampai mati menjemput mereka.
Namun di Camp Kilpatrick, para penjahat kecil tersebut diberi kesempatan untuk membuktikan diri mereka bahwa mereka bukanlah sampah masyarakat, tetapi sebuah mutiara hitam yang belum terasah. Beberapa penghuni Camp dipilih untuk dilatih menjadi pemain football dalam sebuah tim dari dalam penjara. Mereka diberi bekal motivasi melalui olahraga. Mereka dididik memiliki solidaritas dalam sebuah tim dengan cara yang lebih tepat. Mereka diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Tak berhenti dengan berlatih football semata. Mereka pun diberi kesempatan untuk bertanding dalam sebuah liga football melawan tim-tim football di seantero AS, yang nota bene bukanlah para penghuni penjara. Dari sini, mereka belajar merasakan kegagalan, kekalahan, kesedihan, dan kekompakan dalam menjalani ‘sepotong roti kehidupan’.
Dalam tahun pertama uji coba program pelatihan football di dalam penjara tersebut, menghasilkan sebuah data statistik yang membawa angin positif. Kendatipun tidak bisa menghapus kenakalan remaja secara menyeluruh, program tersebut menuai sebuah kesuksesan yang diharapkan mampu menurunkan tingkat kenakalan remaja. Dari seluruh tim football Camp Kilpatrick tahun pertama yang seluruhnya dibebaskan dari penjara, tercatat 24 orang remaja akhirnya kembali bersekolah. Kemudian 3 orang memiliki pekerjaan tetap dan hanya 5 orang yang kembali ke penjara.
Salah satu diantara mereka yang memperoleh pekerjaan tetap bernama Junior Palaita, yang setelah keluar dari penjara, ia bekerja di sebuah perusahaan furniture. Selanjutnya, Kelwin Owens adalah contoh alumni tim yang kemudian melanjutkan sekolah di SMU Washington setelah keluar dari penjara. Di sana ia bermain sebagai anggota tim football setempat. Kenny Bates bersekolah di Redondo Beach dan tinggal rukun bersama ibunya setelah sebelumnya mengalami broken home. Leon Hays yang sebelumnya punya pendapatan sebagai bandar narkoba dengan pendapatan uang 5-10 kali lipat dari gaji sipir penjara tiap bulannya, berusaha menghindari narkoba dengan masuk SMU Dorsy dan bermain untuk sekolahnya. Sedangkan diantara yang kembali ke penjara adalah Miguel Perez dan Donald Madlock. Yang paling membuat sedih adalah Bug Wendel yang merupakan anggota mantan tim football Camp Kilpatrick paling muda yang masuk penjara karena menjambret dan menusuk seorang ibu di jalan, selepas keluarnya dari penjara, tewas dalam sebuah penembakan di Compton. Yang paling istimewa dari tim tersebut adalah bernama Willie Weathers, yang masuk penjara karena membunuh ayahnya, pada akhirnya mendapatkan beasiswa penuh untuk bermain football di sebuah sekolah asrama ternama. Ia sudah meninggalkan dunia genk-nya.
Analisa
Dalam film gridion gang, kita bisa sangat memahami bagaimana keadaan seorang remaja yang berada dalam ambang kebingungan di kehidupannya. Yang kita tahu remaja dalam kehidupan sekarang mempunyai banyak pergolakan dalam pikirannya yang berujung pada krisis dan penyimpangan ideologi yang sesuai dengan norma yang ada, masa dimana tingkat egois seorang manusia mencapai puncak dan menjadi pemberontak jika apa yang disekitarnya tak sesuai dengan apa yang diinginkan.
Dalam film gridion gang sendiri kita banyak sekali disuguhi adegan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja, bahkan kekerasan tersebut berujung pada tindakan kriminal seperti menjual obat, pengeroyokan, hingga berujung pada pertempuran antar gang dan kematian.
Dalam hal ini kita bisa mengetahui bagaimana seorang remaja mengalami gejala krisis identitas, dimana dia tak memiliki tujuan, dan hanya bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh kelompoknya. Dalam hal ini kita bisa tahu bahwa pembangunan identitas subjek remaja tersebut telah gagal, karena dia tak bisa menghadapi peran baru dan tanggung jawab yang bertambah disesuaikan dengan umur dan kewajiban sosialnya, dan hal ini akan berujung pada kebingungan dalam proses identitas itu sendiri.
2 tokoh sentral remaja dalam film ini adalah Willie Weathers dan Kelvin Owens, dimana kedua orang tersebut adalah 2 anak berandalan yang memiliki masalah sama yaitu krisis identitas diri, diceritakan 2 remaja ini ikut dalam sebuah kelompok berandalan yang berbeda yaitu gang 88 dan gang 95, kedua gang ini merupakan saingan dalam pertempuran dan pastinya pertempuran antar gang tersebut juga dibawa oleh Willie Weathers dan Kelvin Owens ketika mereka sampai di Camp Killpatrick.
Diceritakan Camp Killpatrick ini sendiri merupakan titik balik dari 2 orang remaja yang menjadi tokoh sentral tersebut, disini mereka bisa berdamai walaupun melalui proses yang tidak sebentar. Dalam Camp Killpatrick ini juga akhirnya Willie Weathers dan Kelvin Owens mulai bisa mempelajari apa sebenarnya yang dimaksud dengan tanggung jawab berujung hingga akhirnya dia bisa merubah dan kembali menemukan identitasnya yang sebenarnya.
Tentunya hal ini tidak tanpa halangan, karena bayang-bayang masa lalu dari kelompok berandalan mereka masih terus saja memberikan pengaruh negatifnya, tapi karena tekad yang kuat maka subjek akhirnya tetap bisa berubah. Dalam hal ini subjek menerapkan proses evaluasi diri dimana dia menyadarkan dirinya bahwa apa yang dia lakukan selama ini adalah salah dan tak perlu lagi harus diulangi lagi, selain itu subjek juga menerapkan proses komitmen dimana subjek memiliki banyak sekali penghalan dalam merubah perilakunya, tapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk berubah.
Di akhir cerita, kita bisa melihat bahwa hampir semua anak-anak berandalan yang masuk ke dalam tim tersebut bisa berubah dan menemukan jati dirinya, hingga berujung pada pengambilan keputusan yang positif.
"IF YOU CANT DO ANYTHING IN THE PAST,YOU STILL HAVE A SECOND CHANCE FOR CHANGE..."
"WALAUPUN KAU TIDAK BISA MELAKUKAN APAPUN DI MASA LALU,KAU MASIH ADA KESEMPATAN KEDUA UNTUK BERUBAH..."
sumber resensi : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7632813
Subscribe to:
Posts (Atom)






